Bagaimana dengan petani karet, tentu hal ini masalah besar. Namun solusinya ialah cukup dengan mengetahui jenis tanah dan fisik dari tanaman karet bila tampak kurang sehat atau kurang subur dengan ditandai daun kecil, sedikit, tipis, kuning pada tulang daun dan lain-lain apalagi hasil produksi merosot, sudah barang tentu harus penambahan nutrisi ekstra.
Hal yang dapat dilakukan adalah memberikan pupuk makro yang mengandung nitrogen seperti urea dan Za, kemudian pupuk yang mengandung unsur phospat seperti rock phospat atau TSP, pupuk yang mengandung kalium bisa KCL atau Mop. Unsur lain bisa di dapat dari pupuk majemuk yakni NPK yang mengandung Ca dan Mg. Biasanya tertulis pada karun pupuk NPK. Gunakan saja NPK 12 umumnya berwarna agak merah.
Selanjutnya untuk dosis jangan lebih dari 0.5 kg yang artinya di sesuaikan dengan keuangan. Untuk lebih jelasnya pupuk yang mengandung N,P,K, di campur dengan perbandingan 1:1:0,5. Ditambah NPK 12 sebanyak 5 kg.
Aplikasi dilakukan pada saat tanah basah atau lembab guna mengurangi penguapan dan penyerapan yang optimal oleh tanaman. Ada baiknya aplikasi dilakukan beberapa kali dari pada cuma sekali saja. Mengapa demikian? Coba aja makan jatah satu hari dimakan sekaligus dibanding makan tiga kali. Mengapa semua unsur diperlukan? Ibarat makan dengan menu empat sehat lima sempurna.
Bila sudah melakukan langkah- langkah di atas mudah-mudahan produksi getah karet sesuai dengan yang di inginkan.