pupuk organik ada beberapa bentuk

Berdasarkan jenis atau bentuknya, pupuk organik dibagi menjadi pupuk organik cair dan pupuk organik padat. Bentuk pupuk organik cair adalah pupuk organik yang berbentuk cair dapat berupa cairan seni dari binatang dan manusia atau sesngaja dibuat dari bahan-bahan seperti kulit buah-buahan. bentuk pupuk organik padat lebih beragam karena selain juga kotoran ternak hewan dan manusia, juga dapat berupa sisa-sisa tumbuhan yang terdiri dari berbagai jenis komposisi dari tumbuhan dan kotoran hewan.

Dari dua jenis diatas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, untuk jenis pupuk cair dalam pengumpulan biasanya sulit dilakukan apalagi diperlukan dalam jumlah yang banyak. mengapa demikian, karena bila kita menginginkan pupuk cair , maka kita harus membuat atau merancang limbah kotoran ternak untuk agar dapat terpisah khususnya di kandang ternak itu sendiri.


untuk yang sengaja dibuat biasanya selain dari kulit buah pisang yang mudah didapat juga bisa kombinasi dari berbagai bahan seperti buah-buah dan sayurdan yang sudah tidak baik untuk dikonsumsi yang berstruktur lembut dapat kita gabungkan sehingga kita dapat membuat pupuk cair yang lumayan banyak namun kekurangan pupuk ini adalah nutrisi lebih sedikit untuk unsur hara makro tapi sebaliknya hara mikro yang cukup lengkap dapat kita dapat dari pupuk cair jenis ini.

pupuk cair yang berasal dari hewan dan manusia memiliki unsur hara makro yang tinggi khususnya Nitrogen sehingga sebaiknya berhati-hati mengaplikasinya. caranya dapat dengan menambah komposisi dengan mencapurnya dengan air. untuk tanaman hortikultura pada saat persemaian nurseri ini paling baik digunakan karena tanaman dapat dengan cepat menyerap hara Nitrogen yang berasal dari pupuk cair jenis ini.


pupuk organik yang berbentuk padat, dapat berupa pupuk kandang padat yang berasal dari kotoran ternak dan hewan lain. kelebihan dari pupuk kandang adalah dalam hal unsur hara lebih lengkap baik hara makro maupun hara mikro. pupuk padat juga mempunyai fungsi untuk memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah. pupuk jenis ini sering digunakan untuk budidaya hortikultura karena penggunaan pupuk ini dapat memperbaiki sifat-sifat tanah agara dapat digunakan untuk berkali-kali musim tanam.  Kekurangan pupuk ini tidak dapat langsung digunakan atau diaplikasi di lapangan sebab sifat-sifat yang dimiliki. caranya untuk penggunaan sangat dianjurkan  membiarkan untuk beberapa waktu sampai terurai oleh mikroba pengurai. selain pupuk kandang pupuk padat juga ada kompos, pokasi, pupuk hijau.