Cara menanam cabai

menanam tanaman cabai khususnya cabai rawait sama seperti menanam jenis terong-terongan. untuk memulai cara menanam cabai diawali dengan mempersiapkan lahan dengan cara pembukaan lahan baik secara manual maupun mekanis. sambil mempersiapkan lahan tentu dari pada membuang waktu untuk tidak menunggu terlalu lama maka dibarengi dengan persiapan lahan persemaian untuk penyemaian. ini dimaksudka agar pada saat lahan sudah siap maka bibit cabai juga telah siap atau cukup kuat untuk dipindahkan ke lahan.
bila lahan terlah dibuka lanjutkan dengan pembersihan lahan dari tunggul, batu yang menghambat pertumbuhan akar dan pembentukkan bedengan untuk menanam cabai nantinya. bila lahan sudah bersih daru tunggul dan batu, langkah selanjutnya adalah pembuatan bedengan dengan aturan lebar satu meter dengan panjang sepuluh meter untuk cara menanam cabai dengan satu baris popok. namun yang lebih ekonomis dalam pemanfaatan lahan disarankan membuat bedengan dengan ukuran 1,5 meter kali 10 meter. mengapa sepuluh meter, tentu punya tujuan yakni untuk memudahkan dalam hal perawatan seperti penyiraman nantinya.
bila memang memiliki financial cukup sebaiknya menggunakan mulsa dari plastik yang dijual di toko pertanian. mulsa berfungsi untuk menjaga kelembaban tahan dan menghambat pertumbuhan gulma atau tanaman penganggu tanaman pokok seperti rerumputan.
jarak tanam yang dianjurkan adalah 40 cm kali 60 cm. semakin rapat maka umur tanaman cabai biasanya semakin pendek dan bila saat musim dengan kelembaban tinggi maka dikhawatirkan mudah terserang hama dan penyakit.